WELCOME TO MY BLOG (BERBAGI BERBAGAI INFORMASI DAN ARTIKEL MENARIK)

Markas La Masia di tempat bangunan yang berasal dari abad ke 18, sebuah rumah bekas peternakan yang terletak di bawah bayangan stadion Camp Nou. Akademi ini mulai berjalan sejak 26 September dan diresmikan sebagai pusat pelatihan tim junior Barcelona pada oktober 1979, La Masia menjadi salah satu kamp paling lengkap dan ideal untuk talenta muda yang berbakat. sampai sekarang La Masia telah menghasilkan hampir 500 pemain muda yang memilik talenta luar biasa di sepakbola. Mungkin tidak semuanya berhasil di Barcelona ( Senior ) namun mereka tersebar luas di seluruh klub di Eropa dan menjadi pemain andalan di klub nya masing - masing. 
Memang, keistimewaan La Masia yang arti harfiahnya “rumah petani” itu tidak tergambar dari bentuk fisiknya. Tetapi kesuksesan Barcelona menjadi satu-satunya klub sepanjang sejarah yang memenangi semua (enam) trofi yang diperebutkan pada musim 2009-2010 terjadi karena magis La Masia. Tujuh di antara 11 pemain yang menjadi line up timnas Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2010 adalah alumnus La Masia.
Selain itu, tiga finalis pemain terbaik dunia FIFA 2010, Lionel Messi, Andreas Iniesta, dan Xavi Hernandez, adalah hasil didikan La Masia. Keberhasilan Barcelona menjadi club eropa terhebat tahun ini tidak lepas andil dari alumni La Masia tsb sebagai motor serangan dan bertahan.
- Leo Messi
Sejak umur 5 tahun Messi sudah mempunyai skill yang di atas rata2 pemain seusia dia, bermain untuk klub Newell's Old Boys dari tahun 1995 - 2000. Namun saat kecil dia mengalami masalah dengan hormon nya sampai klub nya tidak mampu lagi membiayai biaya terapi hormon untuk nya. Bakat nya yang luar biasa tercium oleh Barcelona, Barcelona pun mengajak nya untuk ke Catalan dan akan membantu nya untuk terapi hormon. Akhir nya Messi menimba ilmu di La Masia sejak tahun 2000 ( 13 tahun ) pelatih Barcelona B saat itu Carles Rexach berkata ' saya hanya butuh waktu 10 menit saat pertama melihat dia bermain untuk meyakinkan kalo dia akan menjadi pemain besar dan terbaik di dunia'. Di La Masia pun Messi sudah menjadi andalan untuk mencetak goal, aksi menggiring bola nya membuat media2 di Spanyol mulai membandingkan dengan Maradona. Cukup 4 tahun waktu Messi di La Masia sampai dia di promosikan ke tim senior Barcelona dan sampai sekarang menjelma menjadi pemain terbaik di dunia.
- Xavi Hernandez
Seperti orang Catalan lain nya yang ingin anak nya menjadi pemain Barcelona, kedua orang tua Xavi memasukan dia ke La Masia sejak 1991 ( umur 11 tahun ). Namun saat tes pertama masuk ke La Masia dia tampil buruk dan di perjalanan pulang dia sedih karena takut tidak di terima masuk ke La Masia. Namun bakat nya yang luar biasa tetap membuat nya masuk La Masia. Dia awal nya bercita2 ingin menjadi penyerang karena ingin di ingat orang banyak setelah mencetak goal, namun tim pelatih La Masia punya rencana lain untuk nya. Dengan skill menguasai bola yang bagus dan Xavi kurang memiliki kecepatan untuk menjadi penyerang akhir nya dia di tempat kan sebagai playmaker dan ternyata disitu lah posisi ideal bagi nya. Dia pun menjelma menjadi Playmaker yang tangguh dan terkenal di La Masia.

- Andres Iniesta

Dia bukanlan putra asli catalan, dia juga awal nya belajar sepakbola di klub kota kelahiran nya Albacete 1994–1996, bakat nya tercium oleh La Masia sehinga mereka menawarkan nya untuk pidah ke La Masia. Awalnya dia takut untuk pindah karena tidak ingin jauh dari kedua orang tuanya. Namun orang tuanya mengatakan kalau dia ingin menjadi pemain besar dia harus ke Barcelona. Akhir nya 1996 ( 12 tahun ) Iniesta pindah ke La Masia dan disana dia menjadi kapten saat menjadi juara kejuaraan Nike u-15 dan menjadi pemain terbaik.
Setelah 6 tahun di gembleng di La Masia, tahun 2002 iniesta di promosikan ke tim utama dan menjadi tandem yang sepadan untuk xavi di lini tengah Barcelona maupun timnas Spanyol sampai sekarang.




Dulu
Sekarang

















 






Sebenarnya masih banyak lagi pemain hebat yang berasal dari La Masia saja Josep Guardiola (pelatih Barcelona sekarang), Guillermo Amor, Mikel Arteta, Sergi Barjuan, Albert Ferrer, Luis Garcia, Ivan De La Pena, Carles Puyol,  Thiago Motta, Sergio Busquets, Cesc Fabregas, Bojan Krkić, Gerard Piqué, Víctor Valdés, Pepe Reina, Pedro Rodríguez.

Satu kalimat yang menggambarkan pelatihan di La Masia dari Albert Capellas (pelatih klub muda Barcelona) “Di sini kami mengajarkan disiplin, ketertiban, kendali, dan kami mencoba menunjukkan bahwa seorang pemain bola bisa menjadi bintang tanpa harus pamer".
La Masia kabarnya akan ditutup akhir musim kompetisi 2010-2011 atau sekitar Juni mendatang. Penggantinya adalah fasilitas baru berkapasitas 70780 orang di Ciudad Deportiva di Sant Joan Despi dengan fasilitas yang baru sangat modern
Kapan yaA ada anak Indonesia yang bisa berlatih disana dan jadi bintang timnas Indonesia, atau mungkin Indonesia bisa mendirikan sekolah sepakbola sekaliber La Masia??
SEMOGA. . 


0 komentar to "Dari La Masia "Rumah Petani" jadi jawara eropa"

Posting Komentar